Daftar Nama 8 Pembalap Indonesia Yang Sudah Mendunia

Daftar Nama 8 Pembalap Indonesia Yang Sudah Mendunia

Tahu, enggak, kalau prestasi Indonesia di dunia otomotif di kancah internasional semakin meningkat? Yap, walaupun Indonesia belum bisa menjuarai MotoGP atau pun Formula 1, langkah-langkah para pembalap dari Indonesia udah layak kita acungin jempol.

Daftar Nama 8 Pembalap Indonesia  Yang Sudah Mendunia
Daftar Nama 8 Pembalap Indonesia Yang Sudah Mendunia

Daftar Nama 8 Pembalap Indonesia
Yang Sudah Mendunia

Memang, siapa aja, sih, jagoan-jagoan Indonesia di arena balap POKERBEKEN ? Nah, biar lo tahunya enggak cuma Valentino Rossi atau Marc Márquez yang notabene dari negara lain, yuk, intip deretan pembalap yang mengharumkan nama bangsa Indonesia di bawah ini.

  1. Alexandra Asmasoebrata

Jadi cewek cantik aja tampaknya enggak cukup buat seorang Alexandra Asmasoebrata. Nyatanya, cewek kelahiran 23 Mei 1998 ini udah noreh segudang prestasi di dunia balap. Prestasi terbaiknya di dunia balap internasional, khususnya Formula, yaitu Juara 1 di China Formula Campus Division dan Peringkat ke-13 di World Championship Junior Rotax MAX. Enggak nyangka, ‘kan? Kehebatan cewek yang akrab disapa Andra ini dapat respons yang hangat dari pemerintah Indonesia. Nama putri dari Alex Asmasoebrata ini masuk Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai cewek pembalap pertama di Indonesia.

  1. Perdana Putra Minang

Jiwa muda merupakan jiwa yang berapi-api, sama seperti jiwa Perdana Putra Minang, pembalap gokar kebanggaan Indonesia. Di usia 16 tahun, Putra udah ngeraih banyak prestasi. Perolehan terbarunya adalah Juara 1 di Asia Max Challenge (AMC) 2014 (Sirkuit Sepang, Malaysia). Putra juga pernah jadi juara di beberapa kejuaraan gokar di Jepang, Italia, Malaysia, Tiongkok, dan Thailand. Dalam kariernya, Putra bermain di bawah asuhan klub balap Red White Racing Team (RWR). Dukungan dari ayahnya juga jadi faktor kemenenangan Putra di ajang-ajang Internasional.

  1. Rifat Sungkar

Cowok bernama lengkap Rifat Helmi Sungkar ini merupakan seorang jagoan dari keluarga pereli Indonesia. Sang Duta Safety Driving di Indonesia ini punya segudang prestasi di kompetisi internasional. Torehan terbarunya adalah Juara 3 di Oregon Trail Rally 2013 dan New England Forest Rally. Sebelumnya, ia juga pernah beberapa kali berada di puncak klasemen, seperti Juara 1 di World Rally Championsip 2012. Wow! Saat ini, cowok berumur 38 tahun ini ngediriin sekolah mengemudi yang bernama Rifat Driving School. Tujuan utamanya bukan untuk mencetak pembalap, loh, tapi ngajarin teknik mengemudi yang baik dan benar. Nah, buat yang nge-fans sama Rifat Sungkar, mungkin lo bisa ikut sekolah itu.

  1. Muhamad Sean Ricardo Gelael

Putra dari pasangan pembalap senior Ricardo Gelael dan aktris Rini S. Bono ini mengawali karier dengan ngikutin ayahnya di balapan reli sebagai navigator. Setelah itu, ia turun di kejuaraan-kejuaraan gokar nasional dan internasional. Pada 2013, ia pindah ke Eropa buat ngikutin kejuaraan seperti Formula 3, World Series by Renault, GP2 Series, dan yang terbaru, ajang balap Asian dan European Le Mans Series. Prestasi teranyar yang dicetaknya ajang internasional adalah posisi ke-15 dalam GP2 Series dan posisi akhir ke-3 dalam Asian Le Mans Series.

  1. Rio Haryanto

Yap, siapa yang enggak kenal dengan Rio Haryanto? Cowok ini jadi seorang berkebangsaan Indonesia pertama yang berhasil menjajal aspal Formula 1. Pria kelahiran 22 Januari 1993 ini memulai kariernya sejak 2002 dengan memenangi kejurnas gokar kelas kadet. Setelah itu, barulah ia semakin serius di dunia balapan hingga merasakan aspal Formula 1 bersama Manor Marussia Racing pada 2016. Kekurangan biaya, kariernya beralih jadi pembalap cadangan dan test driver. Seharusnya, ia membayar 15 juta euro buat ngikutin Formula 1, tapi baru menuhin 8 juta euro. Rio sempat minta dukungan dari berbagai pihak di Indonesia. Akan tetapi, itu bukan langkah yang mudah.

  1. Doni Tata Pradita

Pria kelahiran Sleman ini pembalap Indonesia pertama yang ngikutin MotoGp 250 cc, Moto2, dan MotoGp 125 cc. Walaupun bukan di posisi teratas, prestasinya di Moto2 2013 dan MotoGp 250 cc 2008 jadi sebuah kebanggaan besar bagi Indonesia. Akhirnya, di TV kita bisa ngelihat pembalap asal Indonesia di ajang MotoGP waktu itu. Sayangnya, kontraknya belum diperpanjang bersama Gresini Racing. Jadi, sampai sekarang dia belum bisa ngelanjutin kariernya di Moto2.

  1. Dimas Ekky Pratama

Rekan dari Doni Tata ini adalah salah satu jagoan balap Indonesia asal Depok. Dimas mencetak segudang prestasi dari kejuaran nasional dan internasional. Kariernya berawal dengan baik di kancah Asia, seperti Asian Road Racing Champhionship (ARRC). Saat ini, dia sedang fokus di FIM CEV Moto2 European Championship. Dia berhasil ngeraih posisi akhir ke-6 April kemarin.

  1. Ahmad Yudhistira

Cowok 24 tahun kelahiran Banjarmasin ini sangat apik mengendarai Ninja 660 cc di bawah asuhan tim Kawasaki Manual Tech. Bersama timnya, Yudhis—panggilan akrabnya—ngukir banyak prestasi di kejuaraan-kejuaraan nasional dan internasional. Salah satunya adalah Juara 3 ARRC 2015.

Nah, kalau lo masih kepikiran buat eksis di balapan liar, harusnya malu sama delapan anak bangsa ini. Kerja keras mereka berhasil ngebuahin prestasi yang mengharumkan nama keluarga dan negaranya. Jadi, ini saatnya lo buat berjuang dan ngukir prestasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *